Penangkapan seorang petani yang ternyata pengedar narkoba

Saat ini kota Medan dikejutkan oleh seorang petani yang ternyata adalah pengedar narkoba, untuk menutupi kedoknya sebagai pengedar narkoba ia menyamar sebagai seorang pkv games

Polisi petani di Kota Medan, mencegah peredaran 15 kilogram (kg) narkotika dan 20.000 tablet ekstasi. Barangilegalin termasuk dalam jaringan narkoba Medan-PekanBaru.

Kapolsek Medan, Combes Paul Rico Sunarco mengatakan, kasus ini diungkap oleh kelompok dari Dinas Reserse Narkoba (Satres), pengungkapan ini ditangkap oleh seorang petani yang diakui sebagai pengedar.

“Peredaran narkoba juga kita tangkap peternak – TZ (47 tahun), warga Kecamatan Medan Sunggal,” kata Riko.

Pengungkapan tersebut berdasarkan informasi yang berbicara tentang peredaran narkoba dan penjualnya adalah petani. Petugas menyelidiki informasi ini.

Polisi berhasil menangkap TZ dalam perjalanan ke barisan, setelah itu penangkapan pelaku langsung dikirim ke polisi.

Saat penangkapan TZ, petugas juga berhasil mendapatkan 15 kg barang bukti kristal dan 20.000 tablet ekstasi, sedangkan menurut pengakuan TZ, ia diperintahkan oleh seseorang berinisial BR yang saat ini tergabung dalam DPO.

TZ pun mengakui ini bukan kali pertama diluncurkan. Dia melanggar hukum tiga kali: yang pertama – 10 kg, yang kedua – 10 kg, yang ketiga – 15 kg.

Barang tersebut dijual secara legal di Medan atas pesanan BR, Pengakuan dari pelaku TZ jika aksinya berhasil maka akan mendapat reward.

Kepala polisi mengatakan bahwa dengan menemukan dan menyita barang-barang ilegal tersebut, dia telah menyelamatkan ratusan ribu siswa.

Menurut laporan, 15 kg metamfetamin kristal diperkirakan dapat menyelamatkan 154.000 orang, namun masih berkembang sangat pesat.

Bahaya narkoba

Penggunaan narkotika dapat mengakibatkan hilangnya kesadaran pengguna, menyebabkan paranoia dan membuat pengguna melakukan kekerasan dan biadab yang dapat mengganggu ketentraman sosial.

Dibutuhkan uang yang tidak sedikit untuk mendapatkan barang-barang ilegal tersebut, sehingga dapat berujung pada tindakan kriminal seperti pencurian, perampasan atau pertengkaran, dan banyak lagi yang dapat berujung pada pembunuhan.

Aneka Jenis Narkotika

Ganja
Heroin
Morfin
Kokain
Ekstasi
Penyebaran obat-obatan terlarang dan obat-obatan terlarang dapat sangat mempengaruhi perkembangan mental dan pendidikan awal siswa.

Masa yang akan datang kepada kaum muda akan bergantung pada narkoba, Karena dengan narkoba tentara telah menyentuh lingkaran yang mendekati kita semua.

Sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang semakin dewasa, kita harus selalu berpikir jernih dalam menghadapi globalisasi teknologi di bidang globalisasi yang berdampak langsung pada keluarga dan khususnya bagi generasi muda bangsa di masa depan.

Kita harus memerangi limbah yang dihasilkan obat-obatan.

Kecanduan bisa menyebabkan kerusakan otak

Obat-obatan mengandung bahan kimia yang dapat mengikat reseptor (penerimaan sinyal) di otak dan tubuh.

Bahan kimia ini akan mengikat neurotransmitter, yang akan memiliki efek berbeda tergantung pada jenis zat yang dikonsumsi.

Penggunaan narkotika terus menerus merugikan untuk memberikan efek toleransi pada tubuh manusia. Artinya, seseorang yang kecanduan narkoba akan membutuhkannya dalam jumlah yang besar.

Jika jumlah obat yang tidak dihubungi akan berdampak membuat tubuh pengguna merasa tidak nyaman, sehingga ia menginginkan lebih dari sekedar dapat melakukan tindakan kriminal dan ada juga yang memainkan game pkv.

Selain menimbulkan efek kecanduan, narkotika juga dapat merusak sistem neurotransmitter yang ada, yang mengakibatkan gangguan kognitif (berpikir), afektif (perasaan, emosional dan emosional) serta aspek sosial.

Itu dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk hidup dan membuat keputusan yang baik.

Pengobatan berulang juga dapat menyebabkan perubahan pada saraf di otak, yang pada akhirnya mengganggu komunikasi saraf. Apalagi obat-obatan seperti yang ekstrim bisa menyebabkan dehidrasi.

Selain itu, penyalahgunaan narkoba juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental. Orang yang menyalahgunakan obat-obatan dan kecanduan serupa lebih mungkin mengalami depresi, masalah kesehatan mental yang serius, kecenderungan bunuh diri, dan kecenderungan untuk melakukan tindakan kekerasan, kejahatan, atau vandalisme.

Mempertimbangkan segala efek obat saat ini, sebisa mungkin hindari Ananda dari obat diabetes yang ditularkan dan berikan informasi lengkap mengenai efek buruk obat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *